Jumat, 16 Mei 2014

SOFTSKILL BAHASA INDONESIA (TUGAS 3)

 ARTIKEL ARGUMENTASI DAN EKSPOSISI


1.ARTIKEL ARGUMENTASI
Petani Pangan Semakin Menurun
Petani pangan semakin menurun. Pendapatan rumah tangga petani saat ini ada yang hanya Rp 300.000 per bulan. Itu pun kalau panen padinya dalam kondisi bagus dan iklim bersahabat. Perlu kebijakan revolusioner untuk mencegah pemiskinan petani yang semakin meluas. Penelusuran Kompas di sejumlah sentra produksi padi di wilayah pantai utara Jawa dari Karawang, Jawa Barat, hingga Tegal, Jawa Tengah, sejak Minggu hingga Selasa (22/2/2011), menunjukkan, pemiskinan petani memang nyata terjadi. Di lapangan, Mujib (35), pemuda warga Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, menyatakan, saat ini ia hanya mengolah lahan sawah 0,25 bau atau sekitar 1.700 meter persegi (1 bau sekitar 0,7 hektar atau 7.096 meter persegi).
Lahan ini pemberian orangtuanya, mantan pegawai Kantor Urusan Agama Tegal. Pemilik lahan satu bau itu saat ini menggarap lahan sewa 0,25 hektar. Dengan mengolah lahan 1.700 meter persegi, pendapatan bulanan Mujib hanya Rp 300.000-Rp 400.000 per bulan. Itu pun dengan catatan kalau panen padi tidak ada gangguan. Karena tidak mencukupi kebutuhan, sekalipun dia masih membujang, Mujib mencari tambahan penghasilan dari berjualan benih dan pupuk. Paling tidak untuk kedua usaha sampingannya itu, Mujib mendapatkan tambahan penghasilan bulanan Rp 100.000-Rp 200.000 per bulan.
Dengan begitu, total penghasilannya menjadi Rp 500.000-Rp 600.000. Jumlah ini berbeda jauh dari pendapatan ayahnya yang dulu sebagai petani dengan lahan satu bau dan bekerja sebagai pegawai negeri sipil. ”Meski saya sudah cari tambahan penghasilan, tetap kecil pendapatannya,” kata Mujib, yang pernah juga mencoba membudidayakan lele, tetapi malah merugi Rp 700.000. Berharap mendapat tambahan penghasilan, ia justru merugi.
Hadi Subeno (50), petani dari Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, saat ditemui sedang menjadi buruh panen di Desa Selapura, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, mengatakan, selama ini ia hanya bertani pada lahan sewa seluas 1.700 meter persegi. Dengan biaya sewa tanah sebesar Rp 1,5 juta sekali musim tanam, ia sering tidak bisa mendapatkan hasil. Rata-rata, hasil penjualan padi pada lahan tersebut sebesar Rp 2,5 hingga Rp 3 juta. Padahal, ia juga masih harus mengeluarkan biaya tanam sekitar Rp 1 juta. ”Sering tidak dapat apa-apa, tidak nombok, tetapi juga tidak untung,” katanya.
-Kalimat Argumentasi : Kalimat yang bercetak miring merupakan kalimat argumentasi, karena kalimat tersebut dapat mempengaruhi pendapat orang lain.
Sumber:http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/02/23/08334464/Pemiskinan.Petani.Makin.Meluas


2.ARTIKEL EKSPOSISI
Narkoba dan Bahaya Pemakaiannya di Kalangan Remaja
Narkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenis Narkotika adalah :
·         Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
·         Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain:
·         Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Alis Diethylamide), dsb.
Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistim syaraf pusat, seperti:
·         Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether, dsb.
Jenis Narkoba menurut efeknya
Dari efeknya, narkoba bisa dibedakan menjadi tiga:
1.      Depresan, yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Jenis narkoba depresan antara lain opioda, dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw.
2.      Stimulan, merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Jenis stimulan: Kafein, Kokain, Amphetamin. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi.
3.      Halusinogen, efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.
Penyalahgunaan Narkoba
Kebanyakan zat dalam narkoba sebenarnya digunakan untuk pengobatan dan penefitian. Tetapi karena berbagai alasan - mulai dari keinginan untuk coba-coba, ikut trend/gaya, lambang status sosial, ingin melupakan persoalan, dll. - maka narkoba kemudian disalahgunakan. Penggunaan terus menerus dan berianjut akan menyebabkan ketergantungan atau dependensi, disebut juga kecanduan.
Tingkatan penyalahgunaan biasanya sebagai berikut:
1.      coba-coba
2.      senang-senang
3.      menggunakan pada saat atau keadaan tertentu
4.      penyalahgunaan
5.      ketergantungan
Dampak penyalahgunaan Narkoba
Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.
Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.
Dampak Fisik:
1.      Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi
2.      Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah
3.      Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim
4.      Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru
5.      Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur
6.      Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual
7.      Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)
8.      Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya
9.      Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian
SUMBER
http://jualbeliforum.com/pendidikan/302510-4-contoh-karangan-eksposisi-tugas-sekolah.html

SOFTSKILL BAHASA INDONESIA (TUGAS 2)

I. TIPE ANALOGI 

1. MOBIL : BENSIN = _____ : _____
A.       Pesawat terbang : Propeler
B.        Motor : Solar
C.        Manusia : Makanan
D.       Sapi : Susu
E.        Penyakit : Virus
Jawaban: MANUSIA : MAKANAN (C)
Mobil membutuhkan bensin, dan manusia membutuhkan makanan.

2. AIR : MINYAK = _____ : _____
A.       Rajin : Pandai
B.        Elang : Ayam
C.        Anjing : Kucing
D.       Gula : Kopi
E.        Pintar : Bodoh
Jawaban: ANJING DAN KUCING (C)
Air dan minyak tidak dapat bersatu seperti anjing dan kucing yang tidak akan pernah bersama.

3. DANA : PENGGELAPAN = _____ : _____
A.    Deposito : Perbankan
B.     Cek : Akuntansi
C.     Kuitansi : Saldo
D.    Karya tulis : Penjiplakan
E.     Uang : Brankas
Jawaban: KARYA TULIS : PENJIPLAKAN (D)
Dana bisa digelapkan, karya tulis bisa dijiplak.

4. GEMPA : RICHTER = _____ : _____
A.    Ombak : Knot
B.     Jarak : Dinamo
C.     Obat : Dosis
D.    Suhu : Fahrenheit
E.     Banjir : Air
Jawaban: SUHU : FAHRENHEIT (D)
Gempa dapat diukur dengan skala richter, sedahkan suhu dapat diukur dengan skala fahrenheit.

5.  SEPATU : JALAN = _____ : _____
A.    Buku : Baca
B.     Pensil : Makan
C.     Sisir : Rambut
D.    Garpu : Makan
E.     Sandal : Jepit
Jawaban: GARPU : MAKAN (D)
Sepatu digunakan untuk berjalan, dan garpu digunakan untuk makan.

II. TIPE SINONIM  

6. KLARIFIKASI = . . . . . .
A.    Permintaan
B.     Pengaturan
C.     Pencitraan
D.    Penentuan
E.     Penjelasan
Jawaban: PENJELASAN (E)
Klarifikasi berasal dari kata asing yang mempunyai arti dan makna menjelaskan; membeningkan terhadap sesuatu yang belum tentu kebenarannya; menjernihkan.

7.  SABAN = . . . . . .
A.    Pernah
B.     Sejalan
C.     Jarang
D.    Tiap-tiap
E.     Sekali
Jawaban: TIAP-TIAP (D)
Saban merupakan bahasa khas daerah betawi yang diartikan dengan tiap-tiap.

8.  KONVENSI = . . . . . .
A   Kesepakatan
B.     Perundingan
C.     Musyawarah
D.    Ketentuan
E.     Perpindahan
Jawaban: KESEPAKATAN (A)
Konvensi merupakan kesepakatan umum terutama mengenai bentuk-bentuk tata krama; kebiasaan atau adat istiadat berdasarkan kesepakatan umum.

9. ANGOT = . . . . . .
A.    Kumat
B.     Seperti
C.     Kacau
D.    Andai
E.     Atau
Jawaban: KUMAT (A)
Angot adalah bahasa khas daerah yaitu daerah Jawa yang mempunyai arti kumat atau sakit lagi; datang lagi penyakitnya.

10.  LEGITIMASI = . . . . . .
A.    Penghubung
B.     Pengaturan
C.     Pengikat
D.    Pengesahan
E.     Pengendalian
Jawaban: PENGESAHAN (D)
Legitimasi adalah keterangan(surat) yang mengesahkan dan membenarkan serta menerangkan bahwa tahun pemegang surat itu benar-benar dia.

III.  TIPE ANTONIM

11.  KASAR >< . . . . . 
A.    Gradas
B.     Kasap
C.     Rata
D.    Lembut
E.     Halus
Jawaban: HALUS (E)
Kasar = Tidak baik buatannya; tidak rata; tidak lemah lembut; tidak halus.

12.  CAPEK >< . . . . . . 
 A.  Lelah
 B.     Penat
 C.     Letih
 D.    Segar
E.     Lemas
Jawaban: SEGAR (D)
Capek sama dengan letih; penat. Lawannya adalah segar.

13. GUGUR >< . . . . . . 
A.    Rontok
B.     Tunas
C.     Salju
D.    Jatuh
E.     Tumbuh
Jawaban: TUMBUH (E)
Gugur sama artinya dengan jatuh; berjatuhan; runtuh; mati dalam pertempuran.

14. GENTAR >< . . . . . .
A.    Berani
B.     Takut
C.     Ragu
D.    Malu
E.     Tantang
Jawaban: BERANI (A)
Gentar = takut. berarti lawannya adalah berani.

15.  NAAS >< . . . . . .
 A.    Baik
 B.     Celaka
 C.     Lokasi
 D.    Rugi 
 E.     Untung
Jawaban: UNTUNG (E)
Naas diartikan nasib sial. Jadi lawannya adalah untung.

 IV.            TIPE LOGIKA

16.  Semua yang memabukkan adalah haram. Alchohol adalah minuman yang memabukkan. Jadi . . .

A.    Sebagian Alchohol memabukkan.B.     Alchohol tidak haram.
C.     Sebagian Alchohol haram.
D.    Alchohol haram
E.     Semua Alchohol memabukkan.
Jawaban : Alchohol haram (E) 

17.  Semua orang tua menyayangi anaknya. Sebagian guru menyayangi anaknya. Jadi . . . .
A.    Sebagian orang tua menyayangi anaknya.     
B.     Sebagian guru adalah orang tua.        
C.     Semua guru menyayangi anaknya.
D.    Semua orang tua adalah guru.
E.     Semua guru adalah orang tua.
Jawaban: Sebagian guru adalah orang tua (B)

18.   Semua burung bernapas dengan paru-paru. Semua merpati adalah burung. Jadi . . .
A.    Semua merpati tidak bernapas dengan paru-paru.     
B.     Semua merpati bernapas dengan paru-paru.  
C.     Sebagian merpati adalah burung.
D.     Sebagian merpati bernapas dengan paru-paru.
E.     Tidak semua merpati bernapas dengan paru-paru      
Jawaban: Semua merpati bernapas dengan paru-paru (B)

19. Semua HP ada fasilitas SMS. Sebagian HP ada fasilitas internet.
A.    Semua yang ada fasilitas internet selalu ada fasilitas SMS.  
B.     Sebagian HP ada fasilitas internet namun tidak ada fasilitas SMS.  
C.     Semua yang ada fasilitas SMS selalu ada fasilitas internet.
D.    Sebagian HP ada fasilitas SMS dan internet
E.     Semua HP ada fasilitas HP dan internet        
Jawaban:  Sebagian HP ada fasilitas SMS dan internet (D)

20. Semua pria di rumah Dimas memakai celana. Tono seorang anak yang rajin. Tono adalah adik laki-laki Dimas yang masih sekolah SMA.
A.    Tono hanya bercelana ketika sekolah SMA   \
B.     Dimas sudah lulus SMA        
C.     Tono selalu memakai celana   
D.    Tono memakai celana ketika di rumah Dimas
E.     Semua adik Dimas rajin
Jawaban:  Tono memakai celana ketika di rumah Dimas (D)